Mengenal Lebih Dalam Keindahan Murai batu dan Cara Memeliharanya

Beberapa orang di dunia ini memiliki hobi yang menarik, salah satunya adalah mengoleksi burung. Berbagai macam burung dikoleksi hingga burung dengan harga murah hingga burung harga jutaan rupiah.

Nah, salah satu burung yang mulai banyak digemari pecinta burung adalah murai batu. Jenis burung yang satu ini memang cantik dan menarik. Terlebih lagi dia memiliki ciri khusus yang mana ekornya pajang. Hal ini mungkin yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang yang menyukainya.

Berbicara soal burung murai batu, kali ini akan dibahas informasi lengkap mengenai burung ini yang bisa Anda ketahui. Mulai dari pengertiannya, fakta menarik, ciri-ciri, keindahannya, hingga cara mengembangbiakkan burung ini. Penasaran informasi apa saja yang bisa Anda dapatkan di sini? Daripada penasaran, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Murai Batu?

Murai batu merupakan salah satu jenis burung yang juga dikenal dengan nama Kucica Hutan. Burung yang satu ini memiliki nama latin Copsychus malabaricus. Adapun ia sendiri termasuk dalam keluarga Muscicapidae atau burung cacing.

Jenis burung yang satu ini tersebar di seluruh pulau Sumatera, sebagian kecil di pulau jawa hingga tersebar ke Semenanjung Malaysia. Namun, ada juga yang berasal dari Kalimantan Utara yang disebut dengan murai alis putih yang ternyata merupakan spesies tersendiri.

Berdasarkan cara hidupnya, burung yang satu ini lebih suka tinggal di hutan alam yang rapat atau disebut juga dengan hutan sekunder. Jenis burung ini juga terkenal sebagai burung teritorial yang sangat kuat terutama dalam mempertahankan wilayahnya.

Selain itu, salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh burung ini adalah ia memiliki kicauan yang sangat bagus. Bahkan, murai batu pernah mendapatkan penghargaan atas nyanyiannya yang sangat indah di tahun 1974 oleh The Best Song Birds, Delacour.

Jenis burung yang satu ini juga sangat disukai oleh pecinta burung. Di Sumatera sendiri burung ini terdiri atas beberapa jenis yang kerap dijumpai. Mulai dari murai batu Aceh, murai batu Nias, murai batu Medan, dan juga murai batu Lampung.

Sedangkan di pulau Jawa, persebaran dari burung ini bisa dikatakan sangat terbatas. Bahkan, burung ini hanya ditemukan di beberapa hutan saja. Meskipun demikian, Anda bisa menemukannya dengan mudah di Taman Nasional Ujung Kulon maupun Taman Nasional Meru Betiri.

Fakta Menarik Murai Batu

Burung yang satu ini keberadaannya semakin lama sudah semakin langka. Hal ini karena burung ini banyak diburu oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, kini populasinya juga semakin menurun.

Ah, untuk Anda para pecinta burung, bukankah Ada perlu tahu fakta menarik mengenai murai batu ini? Apalagi jika Anda adalah pecinta burung sejati, tentunya Anda harus tahu apa yang menjadi daya tarik dari burung ini. mau tahu apa saja fakta menariknya? Daripada kelamaan, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

Merupakan Burung Petarung

Tahukah Anda jika dibalik kecantikan kicauannya, ternyata burung murai batu merupakan burung petarung lho. Bahkan, ia memiliki mental yang sangat berani dan sangat mudah tersinggung.

Jika burung ini mendengar atau melihat kicauan dari burung lain, maka ia akan langsung bertempur. Dengan gagahnya, burung ini akan langsung membusungkan dadanya serta mengangkat ekornya untuk membuktikan bahwa dirinya berkuasa.

Mudah Dijinakkan dan Sangat Penurut

Pada dasarnya, habitat asli dari burung ini berada di hutan dengan pohon-pohon yang tinggi. namun, saat burung ini dijadikan sebagai hewan peliharaan, maka ia akan langsung beradaptasi dengan lingkungan baru saat tinggal di sarang.

Baca juga :   Jenis Genteng yang Harus Adan Ketahui Sebelum Membelinya

Tidak heran dengan kemampuan adaptasinya yang baru ini membuat burung ini banyak diburu orang. Sebab, tidak hanya suaranya saja yang cantik dan indah, namun harga jual dari burung ini juga tinggi. selain itu, burung ini juga sangat penurut kepada majikannya.

Bisa Menirukan Kicauan Burung Lain

Fakta menarik lainnya dari burung murai batu adalah ia ternyata bisa menirukan suara burung lain yang didengar. Bahkan, tidak hanya meniru saja, namun suara yang dihasilkan oleh burung ini jauh lebih lantang dan lebih nyaring dibandingkan dengan burung aslinya.

Karena al inilah jika ada kompetisi kicauan burung, maka sudah bisa dipastikan burung murai akan jauh lebih unggul dibandingkan dengan burung lainnya. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang mengoleksi burung ini.

Murai batu Medan Adalah yang Paling Digemari

Di Indonesia ada banyak jenis burung murai yang tersebar. Namun, diantara banyak jenis burung ini ternyata hanya murai batu Medanlah yang paling banyak digemari. Hal ini karena kicauan dari burung ini jauh lebih merdu dibandingkan dengan burung murai lainnya.

Bahkan, secara fisik jenis burung ini juga memiliki tubuh yang jauh lebih indah. Tubuh burung murai ini sangat indah dimana ekornya panjang bahkan panjangnya melebihi panjang tubuhnya sendiri.

Terdiri atas Tiga Warna Bulu

Kecantikan yang ditawarkan oleh burung ini tidak hanya hadir dari kicauannya saja yang indah. Nama warna bulu dari burung ini juga sangat cantik. Burung murai batu memiliki 3 warna bulu yang berbeda dimana warna hitam yang paling dominan dibandingkan dengan warna lainnya.

Di bagian bawah Anda akan menemukan warna bulu dengan gradasi warna merah-jingga. Sedangkan untuk bagian kepalanya sendiri dihiasi dengan bulu yang berwarna biru. Di bagian ekornya yang panjang juga kerap ditemukan bulu putih namun sedikit.

Untuk panjang ekor dari burung ini cukup panjang lho. Bahkan, panjangnya berkisar antara 8 hingga 23 cm. Sedangkan untuk murai batu Medan panjang ekornya jauh lebih panjang yakni sekitar 30 cm.

Bukankah burung ini sangat unik? Pantas saja jika penggemar burung banyak yang mengoleksi murai batu karena keindahan yang ditawarkan. Atau mungkin Anda juga tertarik untuk memeliharanya kini?

Ciri-Ciri Murai Batu

Setelah Anda tahu fakta menarik tentang burung ini, bukankah Anda juga perlu tahu informasi mengenai ciri-ciri murai batu? Salah satu ciri khas yang ditawarkan oleh burung ini bisa dilihat dari kicauannya.

Nah, perlu Anda tahu bahwa burung murai ini terdiri atas beberapa jenis mulai dari murai batu Lampung, murai batu Aceh, murai batu Medan, murai batu Sabang, murai batu Bordan, murai batu lahat, murai batu Balak, murai batu Nias, murai batu Jambi, murai ati Bahorok dan masih banyak lainnya.

Setiap jenis memiliki ciri khas masing-masing yang membedakan dengan jenis lainnya. Mau tahu apa saja ciri khas dari setiap burung ini? dari ada Anda penasaran, langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

Murai Batu Lampung

Sesuai dengan namanya, burung murai yang satu ini berasal dari Lampung. Untuk mengenali burung ini, tentunya Anda harus mengetahui ciri-cirinya. Daun ciri-cirinya sendiri antara lain sebagai berikut:

  • Memiliki postur tubuh yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan murai batu Medan.
  • Bulu di bagian dada dari burung ini berwarna orange kecoklatan dan terlihat lebih gelap dibandingkan dengan murai batu Kalimantan.
  • Ekor burung ini tidak terlalu panjang yakni sekitar 12 sampai 18 cm saja.
  • Memiliki mental yang sangat bagus yang mana burung ini sangat gesit dan kuat.
  • Jenis suara yang dimiliki oleh burung ini mengulang-ulang da kurang bervariasi.

Murai Batu Medan

Seperti yang diketahui, bahwa burung yang satu ini menjadi jenis yang paling banyak disukai dibandingkan dengan murai batu lainnya. Lantas, apa sih yang membedakan burung ini dengan burung lainnya? Mau tahu, simak saja ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Burung ini memiliki badan yang jauh lebih besar dan lebih gagah dibandingkan dengan murai lainnya.
  • Warna bulu dari burung ini juga hitam legam dan mengkilat, sehingga saat terkena sinar matahari bulunya akan tampak kebiru-biruan.
  • Di bagian ekornya terdapat empat pasang bulu yang panjang dan berwarna hitam putih yang bisa membelah secara horizontal.
  • Bulu burung ini di bagian ekornya bisa memiliki panjang antara 27 hingga 30 cm.
  • Bagian kaki nya juga berwarna hitam, sedangkan untuk burung yang masih muda biasanya berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Saat berkicau, biasanya burung ini akan menegakkan ekornya hingga menyentuh bagian kepala.
Baca juga :   Pengertian Debit dan Kredit dalam Laporan Keuangan

Murai Batu Aceh

Sesuai dengan namanya, jenis burung yang satu ini ditemukan di wilayah Aceh terutama daerah Lhokseumawe dan juga Keude Binjeu. Ciri-ciri yang ditawarkan oleh burung ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Postur tubuh yang dimiliki oleh burung ini tidak terlalu besar
  • Untuk ekornya sendiri cukup panjang yakni antara 16-30 cm
  • Variasi suara yang dimiliki oleh burung ini juga sangat banyak dan nge-roll
  • Bahkan, saking banyak variasinya kicauan dari burung ini terdengar seperti suara besetan yang menyakiti atau bahkan suara tembakan peluru.

Murai Batu Jambi

Adapun ciri-ciri yang dimiliki oleh burung murai batu Jambi antara lain adalah sebagai berikut:

  • Habitatnya berada di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah.
  • Postur tubuh dari burung ini relatif lebih kecil dibandingkan dengan burung murai lainnya.
  • Untuk ekornya juga tidak terlalu panjang serta akan melengkung ke bagian atas.
  • Jenis burung ini juga memiliki kicauan yang rajin dan juga senang bertempur.

Murai Batu Lahat

Bisa dikatakan murai batu Lahat merupakan salah satu burung terpopuler yang ada di Indonesia. Mengapa? Sebab, Anda bisa menemukan burung ini dengan mudah di pasaran. Adapun ciri-ciri dari burung ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Jenis burung ini memiliki panjang ekor antara 18 sampai 23 cm.
  • untuk postur tubuhnya lebih mirip dengan murai batu Nias.
  • Sedangkan untuk variasi suara yang dimiliki juga jauh lebih banyak, bahkan mental yang dimiliki oleh burung ini juga jauh lebih kuat dibandingkan dengan murai lainnya.

Masih ada banyak lagi burung murai batu dengan ciri-ciri yang berbeda. Jadi, Anda mungkin bisa lebih paham jika sudah bertemu langsung dengan burung ini.

Cara Mengembangbiakkan Murai Batu

Banyaknya peminat burung ini tentunya bisa Anda manfaatkan sebagai peluang usaha. Ya, Anda bisa mengembangbiakkan burung ini dan menjualnya kepada pecinta burung murai batu. Namun, sebelum Anda mencoba usaha ini, bukankah Anda perlu tahu terlebih dahulu cara membudidayakan burung ini?

Bisa dikatakan untuk budidaya burung Murai batu susah-susah gampang. Untuk Anda yang tertarik untuk mencoba, maka Anda harus memenuhi empat syarat utama terlebih dahulu. Apa saja itu? Itu adalah keuletan, keterampilan, kesabaran serta ketelitian.

Jika Anda tidak memenuhi syarat ini, ada baiknya jika Anda jangan pernah mencoba usaha ini. Sebab sayang jika gagal karena modalnya tidaklah sedikit. Adapun beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk membudidayakan burung ini antara lain adalah sebagai berikut.

Mempersiapkan Lokasi

Lokasi yang tepat akan sangat mempengaruhi usaha Anda. Burung ini memang mudah beradaptasi, namun ia tidak suka dengan tempat yang bising. Jadi, pastikan bahwa kandang burung berada di tempat yang nyaman dan tenang.

Selain itu, lokasi peternakan juga harus aman dari binatang buas ataupun pencuri. Usahakan pula di tempat budidaya tidak ada burung lain yang bisa mengganggu burung murai Anda.

Membuat Kandang Ternak

Untuk dekorasi kandang sendiri bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Untuk kandang sendiri biasanya memiliki ukuran minimal dengan panjang 90 cm, lebar 90 cm dan tinggi 180 cm. Namun, jika murai yang akan diternakkan banyak, ada baiknya kandang juga harus lebih besar.

Baca juga :   7+ Contoh CV yang Baik dan Benar di Berbagai Bidang Pekerjaan

Kadang yang baik adalah kandang yang bagian dasarnya langsung bersentuhan dengan tanah. Namun, agar kandang tidak lembab, Ada bisa menambah kapur atau pasir sehingga tidak menyebabkan penyakit.

Pemilihan Induk

Memilih induk yang baik juga akan sangat berpengaruh terhadap anak-anak burung ini. jadi pastikan bahwa induk yang dipilih sudah jinak. Disarankan pula jika Anda mengambil induk yang berasal dari ternak penangkaran. Sebab akan lebih mudah untuk beradaptasi.

Adapun untuk usianya sendiri biasanya yang suda berusia 2 tahun. Sebab, burung ini jauh lebih matang dan siap untuk bereproduksi.

Memberikan Pakan

Untuk pakan burung ini cukup mudah. Anda bisa memberikannya ulat Hongkong, telur semut, jangkrik, cacing dan masih banyak lainnya. Makanan ini mudah kok ditemukan di pasar burung.

Keindahan Murai Batu

Dari penjelasan di atas, sudah bukan rahasia lagi jika burung ini sangat indah dan banyak digemari oleh pecinta burung. Bicara soal keindahan burung murai batu, Anda semua pasti sudah tahu sendiri keunikan dan kecantikannya. Ya, burug ini lain dari yang lain terutama untuk masalah kicauannya.

Kicauan burung ini sangat lantang dan indah, bahkan tidak ada yang bisa menandingi kicaunya. Menariknya lagi, burung ini juga memiliki kemampuan yang dapat menirukan kicauan burung lain yang didengarnya.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tertarik untuk memelihara burung ini. Tidak sampai disitu saja, keindahan burung ini juga bisa dilihat dari warna bulunya. Ya, bulu burung ini sangat indah, bahkan terdiri dari tiga gradasi warna yakni hitam, biru dan orange kemerah-merahan.

Siapa saja yang melihat keindahan bulu burung ini akan langsung jatuh cinta dan ingin memeliharanya. Selain itu, ekor burung ini juga berbeda dengan burung lainnya yang mana ekornya lebih panjang dan tampak cantik. Bahkan, panjang ekornya melebihi panjang tubuhnya sendiri.

Dari penjelasan tentang burung murai batu di atas, kini Anda sudah tahu apa si burung murai ini, ciri-cirinya, fakta menarik dan masih banyak lainnya. Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk memeliharanya? Yang pastinya burung ini akan sangat membantu mengisi waktu luang Anda.

Leave a Comment