Sejak dikenal pada tahun 1990-an, usaha waralaba termasuk franchise minuman, di Indonesia mengalami pertumbuhan. Pada tahun 2017 saja, terdapat 700 jenis waralaba dengan jumlah gerai mencapai 25.000 buah dan omzet mencapai Rp172 triliun per tahun.

Dari jumlah tersebut, franchise makanan dan minuman mendominasi dengan persentase hingga 42,9%. Bahkan pada tahun 2019, franchise minuman merajai bisnis waralaba di Indonesia dengan hadirnya produk kopi dan minuman kekinian, seperti boba tea dan Thai tea.

Bisnis franchise minuman memang menarik untuk dilirik karena jangkauan pasarnya luas, produknya mudah dibuat, bahan dan peralatannya sederhana, perizinannya pun sangat mudah. Anda juga tidak perlu pusing memikirkan konsep usaha, cukup menyiapkan tempat.

Bagaimana dengan modalnya? Jangan khawatir, saat ini, banyak pemilik waralaba yang menawarkan paket kemitraan yang sangat murah. Dengan modal Rp2 juta-an saja, Anda sudah bisa menjadi pebisnis franchise minuman.

Daftar Vendor Bisnis Franchise Minuman Murah dan Laris yang Akan Memberi Keuntungan untuk Anda dengan Modal Receh

Siapa pun yang ingin berbisnis pasti mencari usaha bermodal kecil, tetapi menghasilkan keuntungan yang berlimpah, seperti usaha franchise minuman. Asalkan cermat dalam memilih, modal receh yang dikeluarkan mampu membuat pundi-pundi rupiah Anda terus terisi.

Apa saja usaha waralaba minuman yang irit modal, tetapi cepat mendatangkan keuntungan yang menggiurkan? Berikut daftar vendor bisnis franchise minuman murah dan laris yang layak dicoba.

  1. Cappuccino Cincau Tempo Doeloe – Franchise Minuman Unik yang Banyak Disukai

    franchise minuman Cappuccino Cincau
    ©cappucinocincaujakarta.com

    Pada awalnya, ide minuman ini terdengar aneh, tetapi ternyata cappuccino cincau (capcin) sukses menjadi minuman yang sangat populer.

    Salah satu franchise capcin yang terkenal laris adalah Cappuccino Cincau Tempo Doeloe. Di mana pun, gerainya selalu ramai pembeli.

    Banyak kelebihan yang dimiliki bisnis franchise ini.

    Harga paketnya sangat terjangkau (sekitar Rp2 juta–Rp5 juta), bahan bakunya sudah mengantongi izin Dinkes, proses pembuatannya juga mudah dan cepat.

    Tanpa kewajiban membayar royalti, keuntungan 100% menjadi milik Anda.

    Bagaimana dengan potensi keuntungannya?  Sebagai pemula, misalkan Anda bisa menjual 50 cup per hari. Dengan harga jual Rp10.000 per cup, omzet yang akan didapat adalah Rp15 juta/bulan.

    Biaya yang perlu dikeluarkan terdiri dari biaya produksi sebesar Rp3.200/cup (Rp4,8 juta per bulan) dan biaya operasional sebesar Rp2 juta per bulan.

    Jadi, keuntungan bersih yang akan didapat adalah Rp8,2 juta per bulan!

  2. Pee Bee – Franchise Minuman Kekinian dengan Pasar yang Sangat Luas

    franchise minuman Pee Bee
    ©kurioapps.com

    Salah satu cara agar bisnis selalu laris adalah dengan menyajikan pilihan rasa yang beragam sehingga menjangkau lebih banyak konsumen.

    Contohnya adalah Pee Bee, franchise minuman kekinian yang praktis dan punya banyak penggemar.

    Bahan baku minuman ini berupa bubuk minuman yang sangat aman karena dibuat dari bahan alami tanpa pemanis buatan.

    Dengan pilihan rasa yang bervariasi: mangga, stroberi, anggur, melon, cokelat, dan vanila, Anda tak perlu khawatir kekurangan pembeli.

    Paket kemitraan yang ditawarkan terdiri dari 3 jenis, yaitu Paket A (Rp3 juta), Paket B (Rp5 juta), dan Paket C (Rp8 juta).

    Perbedaan ketiga paket tersebut terletak pada jumlah bahan baku dan kemasan serta jenis booth yang disediakan.

    Harga jual minuman Pee Bee adalah Rp8 ribu per cup. Jika Anda bisa menjual sebanyak 30 cup per hari, omzet yang diperoleh adalah sebesar R7,2 juta per bulan.

    Setelah dikurangi biaya operasional, modal yang Anda keluarkan sudah bisa kembali dalam waktu 2–3 bulan saja.

  3. Nyoklat Kress – Franchise Minuman Coklat Kaya Inovasi Incaran Pencinta Cokelat

    franchise minuman Nyoklat Kress
    ©baca.co.id

    Minuman cokelat panas atau dingin, itu sudah biasa. Namun, minuman cokelat dengan aneka rasa dan topping serta variasi crispy di di dalamnya pasti memberikan sensasi yang berbeda. Inilah yang menjadi kekuatan franchise minuman Nyoklat Kress.

    Kekuatan lain Nyoklat Kress adalah bahan bakunya diproses dengan cara yang memenuhi standar Depkes.

    Untuk mencicipi rasanya, Nyoklat Kress menyediakan paket sampel seharga Rp100.000 yang berisi bahan baku minuman.

    Harga paket Nyoklat Kress juga sangat murah. Bayangkan, hanya dengan Rp2,9 juta, Anda sudah bisa memulai usaha ini.

    Kalau punya modal lebih, Anda bisa membeli paket meja lipat (Rp4,9 juta) atau paket booth besar (Rp6,7 juta).

    Dengan modal tersebut, berapa potensi keuntungan yang bisa didapat dari franchise minuman ini?

    Misalkan Anda bisa menjual 50 gelas per hari dengan harga Rp8 ribu. Omzet yang akan diperoleh adalah Rp12 juta/bulan.

    Setelah dikurangi biaya pembelian paket dan biaya operasional (misalnya Rp5 juta), keuntungan bersih pada bulan pertama adalah Rp4,1 juta.

    Keuntungan ini akan lebih besar lagi pada bulan berikutnya karena Anda tidak perlu memperhitungkan biaya pembelian paket kemitraan lagi.

  4. Bubble Boom – Franchise Minuman Bubble Terlaris Tanpa Kenal Musim

    franchise minuman Bubble Boom
    ©bubbledrinks.biz

    Siapa yang tak kenal bubble drink? Minuman ini disukai berbagai kalangan usia dan selalu laris sepanjang waktu, tak peduli musim kemarau atau musim hujan sekalipun.

    Jika tertarik untuk menjajal usaha ini, cobalah untuk bermitra dengan Bubble Boom.

    Untuk mulai menjalankan usaha ini, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp3,9 juta guna membeli Paket Boom, Rp7,9 juga untuk Paket Superboom, atau Rp10,5 juta untuk Paket Superboom Permium.

    Sekarang, mari menghitung potensi labanya. Keuntungan dari setiap cup adalah Rp6.800. Jika Anda berhasil menjual 50 cup per hari, total laba kotornya adalah Rp10,2 juta.

    Anggaplah biaya operasional sebesar Rp2 juta sehingga keuntungan bersih yang didapat adalah Rp8,2 juta/bulan.

  5. Teh Poci – Franchise Minuman Teh Bercita Rasa Khas Indonesia Favorit Semua Orang

    franchise minuman Teh Poci
    ©kediripedia.com

    Meskipun bisnis minuman kini dibanjiri produk minuman kekinian, ternyata minuman tradisional berupa teh tetap memiliki tempat tersendiri di hati konsumen. Franchise minuman Teh Poci adalah salah satu buktinya.

    Sejak dahulu, teh merupakan minuman yang sangat digemari orang Indonesia. Penikmatnya pun tak terbatas usia.

    Teh Poci juga merupakan brand yang sudah sangat terkenal dengan cita rasa teh yang nikmat. Harga jual yang murah juga membuat minuman ini makin digemari.

    Bisnis waralaba Teh Poci juga tidak akan menguras dompet.

    Hanya dengan modal sekitar Rp5 juta rupiah, Anda sudah mendapat paket lengkap berupa booth dan perlengkapan, seperti meja counter, cup, cooler box, kontainer es teh, termos, teko listrik, dan mesin seal.

    Potensi keuntungan yang didapat cukup menggiurkan. Untuk lebih jelasnya, simak ilustrasi berikut ini.

    – Keuntungan per cup: Rp1.250 untuk cup kecil dan Rp2.000 untuk cup besar.

    – Penjualan dalam sehari: 20 cup besar dan 30 cup kecil.

    – Keuntungan dalam sehari: (20 xRp2.000)+ (30 x Rp1.250) = Rp40.000 + Rp37.500 = Rp77.500

    – Keuntungan dalam sebulan: 30 xRp77.500 = Rp2.325.000

  6. Hai Yo! Yogurt Blend – Usaha Franchise Minuman Sehat untuk Segala Usia

     

    franchise minuman Hai Yo! Yogurt Blend
    ©kemponan.com

    Tren hidup sehat menjadi peluang yang menarik untuk dijadikan ladang bisnis. Franchise minuman Hai Yo! Yogurt Blend merupakan usaha yang memiliki prospek yang sangat bagus.

    Selain sehat, bahan dasar yogurt membuat produk ini aman dikonsumsi dari balita sampai lansia.

    Untuk mulai menjalankan usaha franchise minuman ini, Anda hanya perlu menyiapkan modal sekitar Rp4,9 juta.

    Dengan modal tersebut, Anda sudah tidak pusing memikirkan banyak hal karena dari bahan baku, peralatan, X-banner, bahkan seragam hingga gerobak sudah disediakan.

    Harga jual minuman ini masih di kisaran harga standar minuman kekinian saat ini, yaitu Rp10.000 per gelas. Jika Anda bisa menjual 50 gelas sehari, laba kotor yang didapat adalah Rp15 juta per bulan.

    Apabila dikurangi biaya operasional Rp5 juta, laba bersih yang diperoleh adalah Rp10 juta. Dari angka ini bisa dilihat bahwa usaha ini tidak butuh waktu lama untuk balik modal.

    Dalam bulan pertama saja, modal yang dikeluarkan sudah kembali dan masih ada laba sebesar Rp5,1 juta.

  7. Pesona Coffee – Franchise Minuman Kopi Tanpa Royalti dan Lisensi Brand Seumur Hidup

    franchise minuman Pesona Coffee
    ©pesonacoffee.com

    Meskipun bukan minuman yang asing untuk orang Indonesia, bisa dibilang kopi saat ini sedang berada di masa keemasan.

    Kafe-kafe yang mengusung kopi sebagai sajian andalan tumbuh menjamur di mana-mana.

    Meski persaingannya ketat, bukan berarti bisnis ini tak menarik lagi. Untuk mencicipi nikmatnya bisnis minuman kopi, Anda tidak harus membuka kafe bermodal ratusan juta rupiah.

    Franchise minuman kopi berupa booth sederhana seperti Pesona Coffee juga tak kalah menjanjikan.

    Modal yang perlu disiapkan untuk menjadi mitra Pesona Coffee hanya Rp11,5 juta rupiah dan pembelian lisensi ini berlaku seumur hidup.

    Paket yang akan Anda dapatkan sudah termasuk booth, bahan (untuk 200 cup), peralatan termasuk coffee press, dan banner.

    Kopi ini dijual dengan harga Rp12.500 per cup sehingga jika Anda bisa menjual 100 cup per hari, potensi keuntungan yang bisa didapatkan bisa mencapai Rp10 juta per bulan.

    Angka ini merupakan laba bersih yang sudah memperhitungkan biaya operasional dan bahan baku.

  8. Monster Ice Blend – Franchise Minuman Murah, Populer di Kalangan Anak Sekolah

    Franchise Minuman Murah Monster Ice Blend
    ©blogspot.com

    Dari nama brand yang dipilih, sudah jelas franchise minuman yang satu ini mengincar pasar anak-anak dan remaja.

    Untuk bisnis minuman dingin, kelompok usia ini memang merupakan ceruk pasar yang sangat potensial, apalagi untuk minuman jenis ice blend.

    Mengapa Monster Ice Blend menarik untuk dipilih sebagai lahan bisnis?

    Ice blend merupakan jenis minuman yang laris manis karena murah, varian rasanya banyak, dan kemasannya menarik. Proses pembuatannya juga sangat mudah sehingga bisa dilakukan siapa saja.

    Yang tak kalah penting, modalnya cukup irit, hanya Rp7,6 juta untuk membeli kemitraan sekaligus mendapatkan booth, peralatan, bahan baku, dan media promosi.

    Menariknya lagi, tidak ada ketentuan membayar royalty fee sehingga keuntungan seluruhnya mengalir ke saku Anda.

    Berdasarkan pengalaman para mitranya, penjualan per hari bisa mencapai 70 cup. Dengan harga jual Rp7.000 per cup, total omzetnya adalah sekitar Rp14 juta.

    Setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, laba bersih yang Anda dapat hampir mencapai Rp5 juta per bulan.

  9. King Boba – Franchise Minuman Terlaris dengan Harga Jual Fleksibel

    Franchise Minuman Terlaris
    ©kingboba.id

    Sudah beberapa tahun terakhir ini, minuman boba tea menjadi hits di kalangan anak muda.

    Kombinasi rasa milk tea atau teh susu dan bola-bola tapioka yang kenyal memang memberikan sensasi tersendiri. Salah satu franchise boba tea yang menjanjikan adalah King Boba.

    Keunggulan yang pertama tentu saja produknya yang sudah sangat dikenal sehingga tidak sulit mendapatkan pembeli.

    Dengan modal yang sangat terjangkau, tak lebih dari Rp10 juta, Anda sudah mendapatkan paket lengkap, yaitu booth, perlengkapan, dan bahan baku.

    Menariknya, kalau franchise minuman lain menetapkan harga jual standar, King Boba memberi keleluasaan kepada mitranya untuk menentukan harga jual sendiri sesuai kondisi daerah masing-masing.

    Jadi, Anda bisa menetapkan harga optimal untuk mendapatkan laba maksimal.

  10. Rachacha – Franchise Minuman Thai Tea Paling Menjanjikan dengan Ratusan Gerai

    Franchise Minuman Thai Tea Rachacha
    ©infobrand.id

    Dari yang sangat terjangkau hingga yang harganya selangit, minuman Thai tea menjadi salah satu jenis minuman kekinian yang tak pernah sepi penggemar.

    Itulah sebabnya, bisnis franchise minuman ini sangat menarik untuk dicoba.

    Bagi Anda yang masih pemula, memilih franchise Rachacha Thai Tea adalah pilihan yang tepat karena harga kemitraannya sangat terjangkau.

    Paketnya pun bervariasi dari yang termurah Rp6,9 juta (tanpa booth) hingga yang terlengkap seharga Rp12,5 juta.

    Selain itu, sebagai penyabet gelar The Most Promising Brand dan Rising Business Opportunities, sudah pasti bisnis ini sangat menjanjikan.

    Hingga saat ini, franchise minuman Rachacha Thai Tea sudah hadir di 100 kota di Indonesia dengan jumlah gerai sekitar 150 buah.

    Hanya dengan modal Rp10 juta, laba bersih yang bisa diperoleh bisa mencapai sekitar Rp4 juta per bulan.

    Angka ini bisa Anda dapatkan hanya dengan menjual 50 cup per hari dengan harga jual Rp10.000 per cup.

    Beragamnya jenis produk dan harga paket franchise minuman sangat memudahkan Anda dalam menentukan pilihan.

    Anda bisa memilih berdasarkan minat, keahlian, dan modal yang dimiliki. Kemudahan sistem waralaba juga sangat cocok untuk para pemula. Jadi, mana franchise minuman pilihan Anda?

Give a Comment