Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir oleh Syekh Ali Jaber dan Aa Gym

HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI AKHIR – Salah satu nikmat terbesar yang belum bisa kita syukuri secara sempurna adalah nikmat Iman dan nikmat Islam. Mudah-mudahan kita tetap dalam keadaan Islam dan Iman sampai hari kiamat nanti,  sebagaimana do’a Nabi Kita Muhammad SAW.

 

يامقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
‘Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik’

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.”
[ HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792 ]

 

Do’a seperti ini yang sangat pendek dan sangat ringan dihafal jangan sampai ditinggal disetiap sujud. Kalau Rasulullah saja tidak pernah menginggalkannya, apalagi kita?.

Ya Allah, tetapkanlah hatiku atas Agamamu.

Setiap kali bersujud coba Anda mengamalkan do’a ini untuk menjaga hati kita dan menetapkan hati kita agar diri kita terhindar dari segala fitnah hari akhir.

Apalagi di zama ini yang banyak godaanya, banyak fitnahnya, banyak persoalannya, yang kita khawatir, jangan-jangan hari ini kita Islam, kita beriman, akan tepai besok kita sudah kafir.

Karena kata Rasulullah pernah bersabda bahwa, akan ada suatu zaman, dimana manusia hari ini ia beriman, akan tapi besok paginya dia sudah kafir, Na’udzubillah!.

hikmah beriman kepada hari akhir surat al zalzalah

1.Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), 2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, 3. dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, 4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. 6. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka, 7. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. 8. an barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (Qs. Al Zalzalah)

Surat yang pendek ini sudah banyak orang yang hafal.

Ibuk-ibuk, bapak-bapak, dan adek-adek banyak yang sudah hafal.

Jika surat ini bisa menjadi pimpinan untuk kehidupan kita, mengingatkan lahir batin, mengingatkan kita setiap waktu dan setiap saat, bahwa hidup di dunia ini adalah hidup sementara.

Hidup ini tidak akan bisa kekal, hidup ini tidak akan selamanya nyaman. Hari ini sehat, besok sakit, hari ini senang, besok susah, hari ini bahagia, besok menghadapi masalah.

Inilah yang namanya hidup di dunia, dan dunia tidak akan terlepas dari pada ujian. Dunia ini tidak terlepas dari ketakutan, tapi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, kepada hari akhir,  mereka memiliki kemampuan untuk bersabar.

Karena dia tahu dan yakin apapun yang kita dapat di dunia ini, apapun yang membuat kita bahagia dan membuat kita nikmat, nanti di ahirat, jauh lebih nikmat dan lebih membahagiakan.

Tidak ada jiwapun yang bisa tahu apa yang telah dirahasiakan dan disembunyikan oleh Allah, dihari kiamat menjadi balasan untuk menenangkan hati kita terhadap apa yang telah kita terjakan.

(8) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (7) فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Al Zalzalah 7-8)

Ada Tiga Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir

hikmah beriman kepada hari akhir kiamat
hikmah beriman kepada hari akhir | squarespace.com

1. Hikmah beriman kepada hari akhir yang pertama

Kalau kita kita percaya ada hari kiamat, berarti ada hari kebangkitan. Dibangkitkan oleh Allah daripada kematian.

Baca juga :   Pengertian Qurban, Hukum, Sejarah, dan Hikmah yang Harus Anda Ketahui

hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin 2 hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin 3 hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin 4 hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin 5 hikmah beriman kepada hari akhir surat al murofifin 6

hikmah beriman kepada hari akhirr batas

Semua akan dibangkitkan oleh Allah SWT, dan tidak ada mahluk pun, apa itu malaikat, para Nabi dan Rasul, Para Wali, Alim Ulama’ , siapapun mahluk , bukan hanya manusia, jin dan bahkan malaikat, semua akan mati.

Hanya Allah SWT yang maha hidup. Iman kepada Allah SWT dan hari kiamat akan mengingatkan kita kepada hari akhir (hari kebangkitan). Kalau sudah ada hari kebangkitan dan hari kiamat, pasti ada hari hisab.

2. Hikmah beriman kepada hari akhir yang kedua

Terkait dengan iman kita kepada Allah dan hari kiamat.

Ada hizab, ada jaza’

(نَّ إِلَيْنَا إِيَابَهُمْ ﴿٢٥﴾ ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُم (٢٦)

Semua akan kembali kepada Allah SWT dan akan di hisab oleh Allah SWT.

hikmah beriman kepada hari akhir al fatihah

Raja hari pembalasan, hari kaiamat. Semua akan dibalas, hal kecil, hal besar, hal buruk, bahkan niatpun aka dibalas oleh Allah SWT.

Sebagaimana Rasulullah bersabda :

Barang siapa yang niat baik, kemudian ia lalukan, dia amalkan, maka dia dapat 10 kebaikan. Terus kalau dia niat tapi belum mampu mengamalkan, atau belum semapat mengamalkan karena tidak mampu.

Apa yang dia dapat?, slot satu kebaikan.

Beda sama keburukan, kita ada niat buruk, kita lakukan maka dihitung satu keburukan, tapi kalau tidak kita lakukan dihitung satu kebaikan, Subhanallah!.

Bayangkan, kalau keburukan yang kita niatkan dan kita amalkan terhitung sepuluh kali lipat, pasti kita akan merasa pusing.  Oleh karena itu, iman kita kepada Allah dan hari akhirat mengingkatkan kita akan hisab.

Ada hisab, ada jaza’.

Sebab kita ingat, ada hisab, ada balasan dari Allah SWT yang akan memacu semangat kita untuk beribadah.

Kenapa semangat beribadah? Karena kita yakin akan dibalah oleh Allah.

Ketika menghadapi musibah, kita kuat bersabar, mengapa? karena kita yakin akan dibalasa oleh Allah.

Bahkan salah satu hikmah beriman kepada hari akhir didalamnya ada satu kasiat, yaitu menghibur seorang mu’min. Kenapa menghibur orang mu’min, jika seorang mu’min belum merasakan kebahagian di dunia, belum merasa nikmat di dunia, masih ada kukurangan, hiburannya yaitu ada pada hari akhirat.

Orang mu’mun yang beriman kepada hari akhir, apa yang tidak ia dapat di dunia, maka ia akan mendapatkannya di akhirat.

3. Hikmah beriman kepada hari akhir yang ketiga

 Ujung dari pada iman kepada Allah dan hari akhir adalah surga dan neraka. Semua perjuangan kita ada habisnya, ada tujuannya, dan ada targetnya.

Semua sama-sama kita ta’at kepada Allah SWT mengharapkan ridho Allah dan Surga. Orang yang beriman pasti takut kepada Allah, takut masuk neraka dan disiksa di neraka. Oleh karena itu, harusnya kita selalu menjaga keta’at, menjaga iman, menjaga kepercayaan kita kepada Allah, karena kita mengharap syurganya Alah SWT.

Berdo’a untuk mempersiapkan hari akhir

Jangan berdo’a seperti orang yang putus asa.

“Ya Allah, jika engkau takdirkan aku masuk surga, Alhamdulillah, jika engkau takdirkan aku masuk neraka, ndak papa”, Do’a seperti ini tidak diperbolehkan.

Harusnya kita berazam dalam do’a kita.

Ketika ada orang yang berdo’a, ” Ya Allah, ampunilah dosaku kalau engkau mau”, Astagrisullah !, do’a seperti ini tidak boleh. Harusnya kita berdo’a dan berazam dalam do’a kita.

Kita tidak memaksa Allah, tapi Allah suka bisikan do’a yang seperti ini.

“Ya Allah jadikan aku ahli surga, ya Allah jangan biarkan saya masuk neraka, ya Allah jauhkan aku dari neraka”. Itulah yang membuat kita ingat hari akhir. Kalau kita ingat hari kiamat, maka kita ingat bahwa ada surga dan ada neraka.

Karena sesudah hisab, sesudah dibalas oleh Allah kebaikan, dan mudah-mudahan diampuni segala kekurangan kita, diampuni dosa-dosa kita, kita akan mendapatkan balasan yang agung dari Allah, yaitu surga Allah SWT.

Mudah-mudahan kita semua diberi balasan surga bersama Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Oleh karenaitu, ingatlah surat At Takasur.

Baca juga :   Belajar Huruf Hijaiyah / Cara Membacanya / Mewarnai Gambar yang Bisa di Download

Jadikan surat At Takasur ini menjadi salah satu surah yang menyadarkan kita dari banyak hal yang tidak baik. Mudah-mudahan Allah SWT menurunkan cahaya di hati kita agar tersempurna dan dijaga iman kita darri azab hari akhir, menghadapi sakaratul maut insyaAllah dengan khusnul khotimah, Amin.

Kita sebagai manusia mau tidak mau pasti akan mati, jadi kita harus mempersiapkan diri dari kematian. Kita tidak bisa lari dari kematian. Oleh karena itu, orang-orang yang percaya kepada kematian, maka ia percaya kepada hari akhirat.

Apalagi bagi rakyat yang menderita, rakyak yang di dzolimi, atau seorang yang korupsi, orang yang menghina orang lain. Jangan lupa nanti di akhirat kelak, semua akan menghadapi Allah SWT di mahkamah yang agung .

Tapi di sana tidak ada jaksa agung, atau jaksa manusia, bahkan bukan malaikat yang menjadi hakimnya, tapi yang mengjadi hakim dan yang memperi keputusan adalah yang maha mulia, yang maha adil, yang maha agung, yang memeimpin mahkamah agung adalah Allah SWT.

Oleh karena itu, kita sebagai manusia merasa kekurangan, kita merasa didzolimi, ada orang yanng mengambil hak kita, atau ada pemerintah yang tidak menyempurnakan kemuliaan untuk kita, di negeri tercinta kita Indonesia, jangan takut, nanti ada hari mahkamah agung, yaitu hari kiamat.

Mengambil hikmah pelajaran dari wanita solihah yang masuk neraka

Semua akan di hisab, semua akan dibalas, seorang wanita sholihah bisa saja masuk neraka.

Kenapa dia masuk neraka?, gara-gara dia tahan kucing. Tidak dibiarkan kucing itu cari makan sendiri, dan tidak memberi kucing itu makanan.

Lalu gara-gara kucing itu, wanita solilah yang  suka sholat tahajud, suka beramal, suka puasa dimasukkan ke dalam neraka.

Apa hubungannya wanita sholihah dengan kucing itu?

Dia melaukan perbuatan dzolim, melaukan perbuatan tidak adil terhadap binatang. Gara-gara binatang saja dia bisa masuk neraka, apa lagi sesama manusia ?

Sebaliknya, seorang wanita yang banyak kekurangannya, jauh daripada kesolihannya, tapi dia memberi mimun terhadap anjing dengan ikhlas, Allah berikan ia ampunan, Allah berikan ampunan terhadap dosa-dosanya, Allah masukkan ia ke dalam surga.

Berarti, kita harus selalu menjaga hablumninAllah dan hamblum minannas,  kalau kita percaya pada hari akhir. Segala sesuatu yang kita lakukan ada balasannya, akan dihargai oleh Allah, dan akan dihitung segala perbuatan kita di akhirat kelak.

Apa yang harus kita lakukkan agar bisa mengamil hikmah beriman kepada hari akhir ?

Langkah pertama menuju akhirat adalah kematian, langkah pertama yang harus kita ambil untuk mengamil hikmah hari akhir adalah dengan beriman kepada hari akhir dan selalu ingat mati.

Bagai mana cara kita selalau ingat mati?, sering melalukan ziarah kubur.

Mungkin sesekali kita harus bermalam dikuburan untuk survey tempat tinggal kita nanti.

Dengan berziarah kubur, maka kita bisa mengingatkan bahwa ini merupakan rumah yang akan kita tinggali nanti. Biasanya kalau kita mau pindah rumah, bisanya survey dulu kan, bergitu juga kalau kita mau pindah dari rumah dunia menuju rumah kita ketika suah mati kelak.

Karena mau tidak mau pasti kita akan mati juga , ini merupakan ikhtiar kita dalam mengingatkan kita terhadap hari akhir.

Selanjutnya, cara untuk memperbaiki hati kita dari cinta dunia adalah dengan membeli kain kafan.

Salah satu upaya kita untuk selalu meyakinkan diri kita kepada hari akhir adalah dengan membeli kain kafan. Coba beli kain kafan sendiri, jangan didibelikan oleh keluarga kita.

Demi Allah, hidup kita di kubur jauh lebih panjang dari pada hidup di dunia. Kalau umur kita di dunia adalah 60 tahun, maka hidup kita di akhirat akan selama 600 tahun.

Banyangkan kalau Rasul kita saja sudah 1400 tahun, maka kita akan berapa lama lagi di tempat yang dingin yang gelap di dalam kubur nanati. Mudah-mudahan tempat di kubur kita nanti merupakan taman diantara taman-taman surga, mudah-mudahan kubur kita nanti jauh dari lubang-lubang neraka.

Mudah-mudahan tempat kubur kita nanti menjadi tempat yang membahagiaan sambil menuju kepada Allah SWT.

Baca juga :   Hikmah Bertahannya Kelima Mazhab

10 Anggota Tubuh Kita yang Berbicara pada Hari Akhir

hikmah beriman kepada hari akhir azab neraka
hikmah beriman kepada hari akhir | kopi-ireng.com

Dalam merenungi hikmah beriman kepada kepada hari akhir, kita juga harus memperhatikan bagian-bagian tubuh kita yang nantinya akan kita pertanggungjawabkan di akhirat kelat.

Coba tanyakan pada diri kita sendiri, sudahkah tubuh ini kita gunakan untuk mengerjakan amal soleh? atau sudahkan tubuh ini kita gunakan untuk menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah?.

Jika belum, mari kita mentadaburi surat Yasin berikut ini :

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan,” (Qs. Yasin : 65).

Setiap bagian tubuh manusia di dunia ini pada hakikatnya akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Setiap bagian dari tubuh kita akan berbicara memberikan kesaksiannya akan perbuatan yang telah diperbuat.

Jadi kita tidak bisa beralasan lagi ketika tiba masa pengadilan di hari akhir kelak.

hikmah beriman kepada hari akhir abu bakar

Salah satu sahabat yang paling mulia di sisi Rasulullah (Abu Bakr Al-Asham) pernah berkata bahwa ada sepuluh bagian tubuh kita yang akan berbicara di hari akhir kelak, yaitu:

  • Dua telinga
  • Dua mata
  • Dua kaki
  • Dua tangan
  • Kulit
  • Lisan

Semoga kita bisa mengambil hikmah dan lebih beriman lagi kepada hari akhir, karena kelak tidak ada bagian tubuk yang berdusta di hadapan Rabb-Nya.

Nasihat dari Aa Gym Untuk Menghadapi Hari Akhir

hikmah beriman pda hari akhir aa gym tausyiah
hikmah beriman kepada hari akhir oleh aa gym | tarbawia.com

Dalam sebuah Takbligh Akbar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu DKI Jakarta pada hari Selasa, 10 Januari 2017, Aa Gym yang pada saat itu menjadi penceramah, memberi nasihat kepada para jama’ah pengajian dalam menghadapi hari akhir.

Beliau memperingatkan kepada jama’ah untuk sholat sebanyak 40 raka’at setiap hari. Lalu sholat apakah 40 rakaat itu ?, ternyata ke 40 rakaat tersebut terbagai menjadi sholat fadhu dan sholat sunah.

Sholat Fardhu untuk Menghadapi Hari Akhir

Dengan gaya ceramah Aa Gym yang menenangkan hati, beliau mengajak pra jama’ah untuk mendirikan dan mengistiqomahkan shalat fardu dalam kehidupan kita. Sholat fardhu termasuk dalam bagian amalan ketaatan kepada Allah SWT.

Sholat fardhu dilakukan sebanyak lima waktu yang terdiri dari tujuh belas raka’at, yaitu sholat Subuh dua raka’at, Dzuhur empat raka’at, Asar empat raka’at, Magrib tiga raka’at dan sholat Isya’ empat raka’at.

Sholat Sunah Memperbanyak Pahala Menghadapi Hari Akhir

Sedangkan 23 (dua puluh tiga) raka’at lainnya merupakan sholat sunnah yang terbagi menjadi shalat Rawatib, shalat Duha, dan shalat Tahajjud.

Shalat Rawatib sebanyak 10 (sepuluh) rakaat yang terbagi menjadi dua raka’at setelah sholat Isya’, dua raka’at sebelum Subuh, dua raka’at sebelum shalat Dzuhur dan setelahnya, dan dua raka’at setelah shalat Magrib.

Sedangkan sisanya terbagi menjadi shalat Tahajjud 11 (sebelas) raka’at (8 raka’at Qiyamullail dan 3 raka’at sja;at simmah Witir).

Contoh Perilakau Beriman Kepada Hari Akhir dalam Kehidupan Sehari-hari

Iman kepada Hari Akhir tidak hanya dibuktikan dengan keyakinan hati dan kata-kata, akan tetapi perlu juga dibuktikan dengan perbutan atau perilaku.

Setiap umat Islam harus menunjukkan perilaku yang mencerminkan keyakinan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tidak dikatakan beriman kepada Hari Ahir jika perilaku seseorang masih mementingkan kehidupan dunia dan melupakan Hari Akhir.

Perilaku orang yang sudah menyadari fungsi beriman kepada Hari Akhir meliputi hal-hal berikut ini:

  1. Orang yang beriman kepada Hari Akhir akan tercermin dalam perilaku kehidupan seharii-hari yang selalu berbuat baik dan senantiasa memberikan kebaikan kepada orang lain.
  2. Orang yang beriman kepada Hari Akhir senantiasa rajin beribadah untuk mempersiapkan bekal kehidupan di akhirat.
  3. Ia akan senantiasa berhati-hati dalam sekap dan tindakannya karena ia yakin bahwa setiap amal perbuatannya akan mendapat balasan yang setimpal.
  4. Ia akan selalu berusaha menghindarkan berbagai perbuatan dosa dan kesalahan.

Video Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir –  Syekh Ali Jaber

Baca juga:

HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI AKHI

1 thought on “Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir oleh Syekh Ali Jaber dan Aa Gym

Leave a Comment