Malu, Ditampar oleh Perkataan Anak Kecil 5/5 (1)

Kebo nusu gudel” mungkin ini peribahasa Jawa yang tepat untuk mengawali tulisan saya pada kesempatan kali ini. Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia yaitu, kebo yang artinya kerbau, nusu = menyusui,  gudel  sebutan untuk anak kerbau. Jadi “kebo nusu gedel” adalah kerbau yang menyusu kepada anak kerbau.

Maknanya, “orang tua yang belajar kepada anak kecil”.

Yah, saya pernah mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil. Pada saat itu dia seolah menjadi guru bagiku dan ia menasihatikau lewat kata-katanya.

Ceritannya bermula ketika saya lagi asyik mantengin taptop, tiba-tiba ada panggilan misterius masuk di ponsel lenovo miliku.

Panggilan Misterius

soytecno.com

Tilulit…. Tilulit …. Tilulit….,

HP saya berdering, dengan seketika saya menoleh ke hp saya untuk menjawab panggilan yang masuk.

“Kok ndak ada nama kontaknya ya, siapa ini, malam-malam gini telefon ?”, batin saya.

P : Penelfon

S : Saya

——————————-

P : Assalamu’alaykum…

S : Waalaykumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh…

P : Goh, pie kabare, apek to?

S : “Weh… siapa ini, kayaknyanya kenal”.  Alhamdulillah baik, dengan siapa ya ?

P : welah… iki aku, Mas Faizin.

S : Woalah, Mas Faizin to, pripon mas ?

Berlanjut…

Mas Faizin adalah musyrif saya ketika nyantri di asrama mahasiswa Seturan. Beliau merupakan sosok musyrif yang lucu dan asyik. Semua orang yang dekat dengan beliau pasti merasa nyaman.

Selepas lulus kuliah (disalah satu perguruan negeri Yogyakarta), beliau tidak lagi menjadi musyrif di asrama mahasiswa. Melainkan pindah menjadi musyrif  SMP IT Salman Al Farisi di Yogyakarta dan menjadi tenaga pengajar di sana.

Tujuan beliau menelfon saya adalah untuk meminta saya menjadi musyrif di agenda Quran Camp yang diadakan pada pada hari juma, sabtu, dan ahad di SMP-nya. Beliau mencari musyrif yang bisa mendampingi peserta Quran Camp. Kriteria musyrif yang  dicari adalah bacaan Al Quran-nya bagus dan memiliki hafalan minimal juz 30.

Karena pada saat itu saya selo, hafalan minimalis, maka saya diminta jadi musyrif di acara Quran Camp tersebut. Percakapan berlanjut pada persiapan acara dan penjelasan singkat tentang acara tersebut.

Hari -1, para musyrif diminta untuk hadir dalam persiapan QC.

Pandangan Pertama

unsplash.com

Hari pertama, kita diminta untuk hadir sebelum peserta sampai di lokasi. Kami memposisikan diri pada garda terdepan untuk menyambut adik-adik peserta dengan ramah, karena kesan pertama akan menentukan kesan-kesan selanjutnya. Kalau kesan pertama terlihat menyenangkan, maka seterusnya juga akan begitu.

Adik-adik peserta mulai berdatangan, satu demi satu peserta menghampiri meja registrasi untuk mengkomfirmasi keikutsertaannya sebagai peserta. Para orang tua pun dengan setia mengantarkan putra-putrinya mengikuti Quran Camp sambil menitipkan putra-putrinya kepada panitia.

“Ustad, tolong titip anak saya ya, tolong dibimbing supaya rajin menghafal Quran”, ucap salah satu ortu peserta.

“Wah, berat nih, ilmu masih cetek dipanggil ustad”, batin saya.

Banyak orang tua yang memitipkan pesan kepada para musyrif pendamping. Ada yang menita supaya anaknya tidak lupa minum obat, ada yang sering lupa naruh kacamata, ada juga yang berpesan kalau anaknya laper tolong dibeliin jajan berapapun yang diminta, nanti tagihannya diserahkan kepada orang tua.

Para orang tua peserta merasa agak cemas, karena anak-anaknya akan berpisah dengan orangtua selama tiga hari dua malam untuk mengikuti Quran Camp. Semua kebutuhan peserta selama tiga hari ditanggung oleh panitia . Musyirf  pendamping bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan semua kebutuhan peserta terpenuhi.

Opening Ceremony

ytimg.com

Untuk memeriahkan jalanya agenda Quran Camp, dilakukanlah acara pembukaan yang dihadiri oleh seluruh pengurus sekolah dan jajaran yayasan.

Setelah dibuka degan salam dan tilawah Al Quran, tibalah waktunya sambutan oleh tokoh-tokoh yang hadir sebagai bentuk formal dari agenda ini. Sambutan diawali oleh ketua pelaksana, dilanjut kepala sekolah, dan ketua yayasan secara berurutan.

Pembukaan ini juga merupakan momentum penyerahan tanggungjawab, dari orang tua peserta kepada pihak panitia untuk di didik selama tiga hari dua malam.

Opening ceremony berakhir dengan lancar tanpa suatu halangan apapun. Satu persatu orang tua meninggalkan lokasi sambil memberikan ciuman kasih sayang kepda putra-putrinya.

Menentukan Nama Kelompok

pesantrenluluwalmarjan.org

Setiap peserta sudah dikelompokkan oleh panitia berdasarkan jumlah hafalannya. Kebanyakan anak-anak menghafal juz 30,29 dan 28. Tapi ada juga yang menghafal surat Al Baqoroh. Alhamdulilah-nya, saya mendapat kelompok yang menggafal juz 30 sesuai kapasitas saya hehe.

Hal pertama kali yang saya lakukan ketika masuk ruangan peserta adalah beristigfar dan mengelus dada.

“Astagfirullahalazim……”, sambil mengelus dada.

Melihat tingkah laku anak-anak yang sangat aktif ini, membuat saya harus lebih banyak bersabar. Kasur yang sudah ditata rapi untuk istirahat mereka, dipakai mainan, ditumpuk-tumpuk sampai tinggi. Satu-persatu anak lari dan melompat ke atas kasur, tawa ceria anak-anak pun memenuhi ruangan.

Sebagi seorang musyrif pendamping, kita pasti khawatir melihat tingkah laku anak-anak yang seperti itu. Karena selama tiga hari, mereka menjadi tanggungjawab kita. kalau terjadi apa-apa, kita pasti yang pertama dimintai pertanggunhjawaban.

“Assalamu’alaykum adik-adik, gimana kabarnya?”, sapa saya sambil memasang wajah manis.

Merekapun berkumpul menuju saya dan saya kasih tugas menentukan nama untuk kelompok mereka. Bermacam nama muncul dari mulut mereke. Ada yang menyebutkan nama-nama kartun, pahlawan, power ranger, naruto dll.

Akhirnya mereka memutuskan nama “Umar” sebagai nama kelompok mereka. Pemberian nama Umar mereka anggap mewakili karakter mereka yang banyak tinggah dan semangat.

Tugas pertama sudah selesai, maka berlanjut ke acara selanjutnya, yaitu menghafal AL Quran sesuai tujuan awal mereka datang ke acara ini.

Menghafal Al Quran

alquranclasses.com

Ada banyak metode menghafal Al Quran yang bisa digunakan sebagai cara untuk memudahkan menghafal Al Quran. Metode yang menjadi pilihan dalam Quran Camp ini adalah metode Dzikruna.

Terusterang, pada saat itu saya juga baru mengetahui metode ini. Tapi kurang lebih hampir sama dengan metode Tikrar dengan mencoret kolom yang sudah disediakan. Mushaf yang digunakan berukuran besar lebih besar, sebesar kertas A4 dengan setiap ayat yang dipotong satu persatu dan ditulis kurang lebih 15 kali. Di samping kanan-kiri ada kolom untuk menuliskan berapa ayat yang sudah dibaca.

Ternyata tidak cuma saya yang baru pertama kali mengetahui metode Dzikruna, kebanyakan peserta juga senasip dengan saya. Akhirnya saya jelaskan pelan-pelan, bagaimana menggunakan metode ini.

Para peserta ada yang bisa mengikuti, ada juga yang susah sukar mengikuti, karena ia terbiasa menghafal dengan mushaf pada umumnya.

Perlu perjuangan untuk menyesuaikan diri menghafal Al Quran dengan metode yang baru. Akhirnya mushaf Dikruna yang diberikan kepada peserta, digunakan sebagai media baca saja, seperti mereka menggunakan mushaf  30 juz.

Kegiatan mengfal Al Quran dilaksanakan pada waktu ba’da subuh-duhur, ba’da dzuhur, ba’da asar dan ba’sa iya’. Selama kegiatan menghafal berjalan, para musyrif pendaping dan mendengarkan setoran mereka secara  seksama. Banyak hal-hal unik yang kami temui selama mendampingi adik-adik.

Tehnik Menghafal Quran yang Unik

storyofpakistan.com

Sebagai seorang musyrif yang baik, kita dituntut memperhatikan peserta secara detail, dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Termasuk memperhatikan perilaku anak-anak selama menghafal Al Quran.

Teman saya , Burhan, bertugas dikelompok sebelah, ia menemukan peserta yang cara menghafalnya bisa dibilang cukup unik. Tehnik ini tidak biasanya dilakukan oleh kebanyakan penghafal Al Quran. Cara ini tidak perlu meluangkan kosentrasi yang tinggi untuk bisa menghafal Al Quran.

Teman saya baru menyadari kenunikan ini setelah menjalankan program menghafal Al Quran beberapa sesi. Dia memperhatikan si Azzam setiap kali setoran hafalan, ia terlihat sangat lancar melantunkan ayat suci Al Quran.

Setelah ditelusuri, si Azzam ini tidak membaca Al Quran seperti teman-teman yang lainnya. Dia hanya memegang mushofnya sambil memejamkan matanya.

Karena si Azzam terlihat memegang mushaf dan mulutnya komat kamit membaca ayat Al Quran. Burhan menganggap Azzam sedang menghafal Al Quran. Tapi semakin diperhatikan si Azzam kok ndak pernah membuka mushafnya.

Setelah ditanya, ternyata Azzam memang tidak membaca mushof Al Quran seperti teman yang lainnya . Ia cuma memunculkan ayat-ayat Al Quran yang ada dalam ingatan bawah sadarnya.

“Masya Allah…, kok bisa ya”, heran saya.

Ternyata, keluarga Azzam memiliki kebiasaan yang unik. Ibuknya selalu mendengarkan ayat-ayat Al Quran menggunakan MP3 kepada anak-anaknya selma tidur. Ba’da subuh, anak-anaknya disuruh setoran surat yang telah diperdengarkan tadi malam.

Hari-hari Penuh Tawa

winningwayz.co.za

Quran Camp berlanjut hari kedua, ba’da subuh kita melanjutkan hafalan dan setoran hafalan. Anak-anak sangat antusia mengikutinya, tapi ada juga yang mengantuk ketika sedang menghafal.

Selepas menghafal, kita bermain bola dilapangan. Semua anak laki-laki turun ke lapangan. Sebenarnya, permainan ini tidak ada dalam agenda, tapi karena ada salah satu anak memainkan bola dilapangan, akhirnya anak-anak yang lainnya ikutan main, termasuk kami para musyrif hehe.

Selepas main bola, kami mandi, dan sarapan pagi. Jam 9.00 semua peserta harus sudah dalam kondisi siap, karena jam 9.00 ada materi dari kak Andi (Children Motifator). 

Dengan gayanya yang lucu, kak Andi membuat anak-anak tertawa. Meskipun penuh canda-tawa, banyak pesan yang disampaikan oleh kak Andi kepada anak-anak, supaya menjadi anak yang sholeh dan mencintai Al Quran.

Selepas kenyang makan siang, dilanjut dengan hiburan dari kak Satria , setorang pesulap muslim. Dalam perfomannya, kak Satria menampilkan sulap tali, roda besi, dan kartu nama yang membuat anak-anak melongo dan tertawa penuh heran.

Dalam keheranannya, kak Satria bertanya kepada adik-adik. “Mau tahu rahasianya?”. Seluruh anak-anak kompak berseru ” Mauuuu !”.

Saat itulah, kak Satria memberikan pesan Tauhid kepada adik-adik. Mereka harus percaya bahwa dunia ini penuh dengan tipu daya. Hanya Allah SWT dzat yang harus kita imani dan percaya.

Adzan Ashar berkumandang, tandanya waktu hiburan dari kak Seto sudah selesai. Kami pun bergegas mengambil air wudzu dan melaksanakan sholat Ashar berjama’ah.

Keseruan berlanjut setelah sholat Ashar, temen-temen dari Quran Science akan berbagi ilmu tentang roket air. Anak-anak kalau ketemu air jadinya malah basah-basahan main air. Tapi hal itu tidak mengurangi esensi bari belajar science tentang roket air.

Baju basah penuh air, waktunya mandi sore. Kami pun melanjutkan kegiatan sholat magrib, makan malam, sholat isya’ dan menghafal.

Perkataan yang Menampar

pinimg.com

Seperi yang sudah dijadwalkan, selepas sholat Isya’, kami melanjutkan menghafal Al Quran. Satu persatu adik-adik menyetorkan hafalannya sambil sharing-sharing tentang permasalahan yang mereka hadapi dalam menghafal Al Quran.

Sebagian mereka menglami kesulitan ketika menghafal karena ngak ngerti artinya.

Ada satu anak yang saya kira lebih menonjol dari teman-teman satu kelompknya, namanya Rizal. Selama kurang dari dua hari, dia telah menyelesaikan hafalan juz 30. Karena  semua surat pada juz 30 sudah dihafal , ia minta izin kepada saya untuk melanjutkan hafalan juz 5 yang sudah ia hafal sebagian.

Anak ini ternyata sudah hampir setengah dari juz 5 yang ia hafal. Sambil memegang mushafnya, Rizal meminta nasihat kepada saya. “Mas gimana ya caranya biar istiqomah semangat menghafal, mas Teguh sudah hafal berapa Juz ?”, tanya Rizal.

“Plak…”, wajah ini terasa tertampar dengan pertanyaan Rizal. Saya merasa malu sekali dengan dia. Pasalnya saya  sendiri belum hafal juz 5, dia malah sudah hafal setengah.

Akhirnya saya pura-pura ndak mendengar pertanyaan  Rizal, yang kebetulan, pada saat itu saya lagi menyimak setoran temannya. Melihat saya sedang fokus menyiak setoran temannya, Rizal memahami saya dan mengabaikan saya.

“Alhamdulillah…. Aman…”, dalam hati saya.

Ini pelajaran berharga untuk saya, dengan usia yang sudah menginjak kepala dua, baru sedikit hafalan yang saya miliki.

Kami mengakhiri majelis itu dengan salam dan do’a penutup majelis.

Happy Endings

Kelompok Umar

Serangkaian acara sudah dilalui, akhrnya kita sampai lah pada hari terakhir.

Di hari ke-3, kami isi dengan outbound dan pemberian hadiah kepada peserta.

Tidak nampak raut kesediah pada wajah mereka, semua bergembira mengikuti kegiatan outbound.

Selesai outbound, kami menutup cara tersebut dengan pemberian hadiah kepada peserta dan kelompk kami mendapat dorprize karena menjadi kelompok paling rame :-).

Please rate this

Pesawat Terbang, Alat Transportasi Yang Melampauhi Imajinasi Manusia Zaman Dulu No ratings yet.

Bagaimana Pesawat Bisa Terbang

Pesawat Terbang – Menjangkau belahan dunia mana pun kini bukan lagi menjadi hal sulit. Dunia transportasi telah berkembang dengan sangat cepat. Jika zaman dahulu sebuah negara didatangi memerlukan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan, kini hanya membutuhkan waktu dalam hitungan jam, bahkan hanya beberapa menit.

Adalah pesawat terbang, teknologi transportasi yang terus dikembangkan oleh umat manusia, malahan bisa dikatakan kini telah melampauhi imajinasi manusia terdahulu mengenai kemampuan manusia untuk terbang dan mengangkasa.

Nah, pada artikel ini kita akan membahas mengenai pesawat terbang, bagaimana sebuah benda dengan ukuran besar itu bisa terbang ditinjau dari segi ilmu fisika, apa-apa saja material penyusun sebuah pesawat sehingga bisa terbang dan juga aman saat di angkasa, sejarah dan perkembangan industri pesawat terbang Indonesia dari zaman penjajahan hingga kini, serta perkembangan terbaru mengenai pengembangan pesawat tercepat di dunia yang kabarnya sebentar lagi akan beroperasi.

Bagaimana Pesawat Bisa Terbang ?

Bagaimana Pesawat Bisa Terbang
©jelaja.com

Pesawat terbang adalah suatu kendaraan atau mesin apapun yang bisa terbang pada atmosfer. Prinsip kerjanya sehingga bisa terbang adalah prinsip hukum fisika yaitu menerapkan hukum Bernoulli pada udara dengan menggunakan alur laminiar sayap yang diperoleh, yang disebabkan oleh daya dorong yang dihasilkan mesin pesawat.

Sebagian besar pesawat terbang untuk tujuan komesial saat ini memakai mesin turbofan. Kata turbon berasal dari gabungan dua kata, yaitu turbin dan fan. Di mesin turbojet, udara yang berada pada bagian luar dikonpresi oleh bagian kompresor sampai mencapai tekanan tinggi. Setelah itu, udara bertekanan tinggi yang dihasilkan tersebut akan masuk pada ruang bakar lala bercampur dengan avtur (bahan bakar).

Bahan bakar yang mengalamai pembakaran udara tersebut akan membuat tekanan fluida  bekerja dan temperatur meningkat. Fluida yang memiliki tekanan tinggi tersebut kemudian melewati turbin lalu keluar di nosel dengan tingkat kecepatan yang sangat tinggi. Adanya perbedaan fluida keluar dan kecepatan udara yang masuk dari mesin akan menghasilkan gaya dorong T (Aksi dan reaksi: Hukum III Newton). Gaya dorong T tersebut berfungsi dalam bergerak pada arah horizontal dan sebahagian lagi dirubah pada saya pewat terbang menjadi gaya angkat (L).

Bagian Fan yang terdapat di mesin turbofan berguna dalam memberikan tambahan kecepatan udara yang akan memasuki mesin lewat bypass air. Udara segar tersebut lalu berkumpul dengan campuran udara bahan bakar yang telah dibakar pada ujung mesin bagian luar. Salah satu kelebihan menggunakan turbofan yakni mesin itu dapat meredam suara bising yang dihasilkan turbojet. Tetapi karena turbofan mempunyai susunan komponen yang lebih kompleks, maka jenis mesin ini mudah terganggu oleh Foreign Object Damage (FOD) dan bisa saja menyebabkan pembentukan es pada mesin. Terperangkapnya FOD (misalnya yang sering terjadi adalah burung terjebak) pada mesin dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada pesawat terbang.

Pesawat terbang mempunyai kemampuan untuk bergerak pada tiga sumbu, yaitu taw, roll, dan pitch. Gerakan turun naik hidung pada sebuah pesawat dikendalikan oleh elevator, gerak turun naiknya sayap pada sebuah pesawat dikendalikan oleh aileron, sementara gerakan berbelok dalam bentuk horizontal dikendalikan oleh rudder yang terletak pada bagian fin (sirip) pesawat terbang.

Selain itu, pada bagian sayap belakang juga ada flap yang bertujuan membantu meningkatkan gaya angkat ketika sebuah pesawat terbang take off, juga mengurnagi gaya angkat ketika melakukan air brake (landing). Ketika pesawat melakukan cruise (menjelajah), flap tersebut akan masuk pada sayap dengan tujuan menekan gaya hambat D pesawat terbang.

Material Penyusun Pesawat Terbang

Material Penyusun Pesawat Terbang
©michelbaudin.com

Seiring bersama dengan berkembangnya desain dan teknologi pesawat terbang yang jadi canggih, keperluan bakal material yang jadi baik juga jadi meningkat. Dari awal diciptakannya pesawat terbang berbahan kayu hingga aluminium, lantas digunakannya titanium dan bahan bersama dengan efisiensi tinggi butuh pengembangan yang intensif dari beraneka tekun ilmu.

Penggunaan material struktur pesawat terbang yang gampang sangatlah penting. Pada pesawat terbang transport sub-sonic modern, payload cuma sekitar 20% dari berat total namun 80% adalah berat kosongnya dan separuhnya adalah bahan bakarnya. Dapat dikatakan bahwa penambahan berat mampu menambah pemakaian bahan bakar, yang terkait secara segera bersama dengan meningkatnya cost operasional.

Adapun berikut ini adalah kriteria pemilihan bahan untuk pesawat terbang :

  • Efisiensi kemampuan statis (perbandingan pada kemampuan berat)
  • Sifat fatigue (Kelelahan)
  • Ketangguhan dan perambatan retak
  • Sifat korosi dan penggetasan
  • Kestabilan pada lingkungan

Kemudian, dibutuhkan juga kriteria yang tidak kalah pentingnya tentang produksi dan biayanya:

  • kemudahan mendapatkannya dan juga gampang dikerjakan
  • harga material
  • karakteristik fabrikasi (pembuatan)

Berikut adalah material-material yang biasa digunakan untuk membangun konstruksi pesawat terbang :

Campuran Aluminium

Aluminium
©alutecta.de

Pada penerbangan komersial, aluminium digunakan mencapai 80% dari total pemakaian material struktur. Material aluminium di sini pasti tidak sama dengan aluminium yang kita temui pada kehidupan sehari-hari pada peralatan dapur maupun dekorasi, aluminium untuk struktur pesawat terbang dipadukan dengan lebih dari satu bahan campuran (seperti tembaga, magnesium, seng dan mangan) yang mampu menambah kekuatan, kekakuan dan juga ketangguhanya.

Adapun aluminium alloy yang kerap digunakan pada pesawat terbang pada lain

  • Aluminium 2024-T3,T42,T351, T81 : Untuk tegangan tarik yang tinggi, ketangguhan tinggi dan juga karakteristik perambatan retak yang baik. T42 mempunyai kemampuan yang lebih rendah dari T3. Sedangkan T81 digunakan untuk temperatur tinggi
  • Aluminium 2224-T3, 2324-T3 : mempunyai kekuatan 8% lebih dari 2024-T3, ketangguhan dan ketahanan kelelahan lebih baik dari 2024-T3
  • Aluminium 7075-T6, T651, T7351 : Memiliki kebolehan lebih tinggi dari 2024, ketangguhan lebih rendah, digunakan untuk tegangan tarik yang tidak butuh ketangguhan tinggi. Memiliki karakteristik korosi yang baik
  • Aluminium 7079-T6 : Hampir sama bersama dengan 7075, tapi punya karakter potongan melintang yang lebih baik (>3in)
  • Aluminium 7150-T6 : 11% lebih kuat dari 7075-T6, karakteristik kelelahan dan ketangguhan lebih baik dari 7075-T6
  • Aluminium 7178-T6, T651 : Digunakan untuk beban tekan. Lebih kuat dari 7075, tapi tidak lebih tangguh.
  • Aluminium-lithium : 10% lebih gampang dan kaku dari aluminium alloy konvensional
  • PM aluminium : Lebih kuat, tangguh, tahan suhu tinggi dan juga tahan korosi dari aluminium alloy konvensional

Titanium

Titanium
©newatlas.com

Material titanium belum diketahui pada awal perkembangan teknologi dirgantara disebabkan oleh reaktivitas kimianya yang tidak biasa dan adanya kesulitan pada peroses memurnikanya dari tambang dan juga tergolong susahan pada membentuknya bersama dengan cetakan dan juga penempaan. Titanium juga punya memiliki kendala dalam hal pembiayaan machining (pengerjaan menggunakan alat) yang mahal, tapi titanium punya nilai/kemampuan per berat yang lebih baik dari material baja dan aluminium.

Tidak hanya itu, bahan ini juga mempunyai karakteristik tahan korosi yang tergong amat dan juga tahan panas yang sudah diakui. Mahalnya pembiayaan manufaktur titanium menyebabkan material ini jarang dipakai pada jumlah yang besar, itulah mengapa sehingga titanium hanya digunakan di bagian-bagian khusus saja pada pesawat terbang.

Titanium yang biasa dipakai didalam dunia dirgantara pada lain Ti-6Al-4V dan juga Ti-4Al-4Mo-2Sn-0.5Si.

Paduan Baja (Steel alloy)

Paduan Baja (Steel alloy)
©safeandvaultstore.com

Untuk keperluan tegangan tarik yang tinggi, baja kombinasi tetap mampu digunakan dibandingkan bersama dengan titanium dan tentu saja hanya dengan biaya yang lebih rendah. Berikut adalah baja kombinasi yang kerap digunakan pada struktur pesawat terbang :

Martensitic stainless steel

Mengandung 12-18% kromium dan juga tanpa nikel dan dikerjakan perlakuan panas bersama dengan quenching dan temper. Memiliki ketahanan korosi yang relatif rendah.

Biasa digunakan untuk peralatan dapur, bilah turbin dll.

Ferritic stainless steel

Mengandung 15-30% kromium, tanpa nikel dan tanpa perlakuan panas dan juga mempunyai tingkat kekuatan yang terbilang rendah. Ketahanan korosi tinggi pada suhu tinggi.

Dapat dipakai untuk perpipaan, bejana dan juga pabrik kimia.

Austenitic Stainless Steel

Mengandung 18% atau lebih kromium dan 3,5 hingga 22% nikel. stainless steel 321 dan 347 mengandung titanium dan columbium sebagai kombinasi penstabil pada korosi. Bahan ini terlampau tahan pada korosi bahkan pada air laut.

Biasa digunakan pada industri dirgantara, pabrik kimia, perpipaan dan juga pemakaian pada air laut.

Precipitation Hardened stainless steel

Mengandung karbon dengan presentasi yang sangat rendah, yakni hanya 15-17% kromium, 4-7% nikel dan lebih dari satu bagian kecil logam kombinasi lain. Sangat tahan korosi, bahkan untuk keperluan penggunaan pada air laut.

Juga paling banyak dipakai pada pesawat terbang dimana kekuatan, ketahanan pada korosi dan juga suhu tinggi dibutuhkan.

High strength low alloy steels

Dengan bahan utama dari besi, yang bisa dikeraskan hingga kekutan yang amat tinggi. Bahan yang biasa digunakan pada kategori ini adalah 4130 dan 4340 alloy.

Umumnya digunakan pada struktur kerangka dan juga komponen landing gear.

Komposit

Carbon fiber
©aeroengineering.co.id

Material komposit kini telah banyak dipakai pada dunia dirgantara sebabkan kemampuan dan juga kekakuanya pada beratnya yang lebih tinggi dibandingkan material lain sepertin baja dan aluminium, dan juga arah seratnya bisa diatur sedemikian rupa cocok bersama dengan pembebanan agar penggunaanya efisien. Selain itu, material komposit mampu dibentuk kontur yang aerodinamis bersama dengan lebih fleksibel dibandingkan bahan lainnya gara-gara dibentuk pakai cetakan.

Material komposit yang paling sering dipakai di industri dirgantara adalah carbon fiber, boron, fiberglass dan juga kevlar. Tidak cuma bahan basic berikut pada struktur pesawat terbang untuk meraih kombinasi karakteristik yang sempurna, bisa juga dipadukan bahan-bahan fiber di atas bersama dengan aluminium baik pada wujud lembaran ataupun honey comb yang biasa dikenal dengan sebutan sandwitch.

Sejarah Industri Pesawat Terbang Indonesia

Bagaimana sejarah dan perkembangan industri pesawat terbang di Nusantara? Berikut gami bagi menjadi dua bagian rentang waktu yakni masa sebelum dan setelah kemerdekaan.

Sebelum Kemerdekaan

Sejarah Industri Pesawat Terbang Indonesia Sebelum Kemerdekaan
©tni-au.mil.id

Pada masa kolonial Belanda, penguasa kala itu tidak mempunyai program perancangan pesawat terbang. Mereka cuma laksanakan serangkaian aktivitas yang mengenai pembuatan lisensi dan juga evaluasi tehnis dan keselamatan untuk seluruh pesawat terbang yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Pada tahun 1914, di Surabaya didirikan instansi penguji penerbangan yang bertugas pada pengkajian kinerja pesawat untuk pengoperasian di area tropis. Lalu pada tahun 1930 dibentuk badan produksi pesawat terbang yang menghasilkan pesawat Canadian Avro-AL, sebuah pesawat yang bodinya terbuat dari kayu lokal. Untuk setelah itu layanan produksi seksi ini dipindahkan ke Lapangan Udara Andir (sekarang Bandara Husein Sastranegara). Pada periode berikut penerbangan cukup banyak diminati bersama adanya beberapa pesawat yang dibuat oleh perorangan.

Pada tahun 1937, atas keinginan seorang pebisnis lokal, beberapa pemuda Indonesia yang dipimpin oleh Tossin merancang pesawat terbang pada sebuah bengkel yang terletak di Jl. Pasirkaliki, Bandung. Mereka menamai pesawat buatanya PK. KKH. Pesawat ini pernah mengejutkan dunia penerbangan karena telah memperlihatkan kemampuannya untuk terbang ke Belanda dan daratan Chine vice versa. Sebelumnya, lebih kurang tahun 1922, Indonesia bahkan telah terlibat pada modifikasi pesawat di sebuah linkungan pribadi di Jl. Cikapundung, Bandung.

Pada tahun 1938, atas keinginan LW. Walraven dan MV. Patist, pesawat PK. KKH didesain ulang jadi pesawat yang lebih kecil dan diproduksi pada sebuah bengkel yang berlokasi di Jl. Kebon Kawung, Bandung.

Setelah kemerdekaan Indonesia

Sejarah Industri Pesawat Terbang Indonesia
©tiketturindo.com

Setelah Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945, kesempatan bagi Indonesia untuk mewujudkan impian produksi pesawat terbang buatan sendiri langsung terbuka luas. Sejak kala itu orang Indonesia menjadi memahami bahwa sebagai sebuah negara kepulauan seperti Indonesia sangat memerlukan layanan transportasi jalur udara untuk membantu kelancaran roda pembangunan, pemerintahan, ekonomi dan pertahanan nasional.

Pada tahun 1946, Biro Perencanaan dan Konstruksi didirikan oleh TRI-Udara Angkatan Udara Indonesua (sekarang TNI-AU). Lalu bersama disponsori oleh Wiweko Supono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan Sumarsono, sebuah lokakarya khusus didirikan di Magetan, dekat Madiun, Jawa Timur. Dari bahan sederhana berbentuk sejumlah Zogling, mereka merancang dan merintis pesawat ringan NWG-1 (pesawat layang). Pembuatan pesawat ini termasuk melibatkan Tossin yang dibantu oleh Ahmad dan kawan-kawan. Enam unit pesawat jenis itu selesai dibuat dan dapat digunakan untuk mengembangkan keperluan penerbangan Indonesia dan ketika itu juga memperkenalkan dunia penerbangan untuk calon pilot yang dipersiapkan untuk ikuti pelatihan penerbangan di India.

Setelah itu pada 1948 mereka sukses menciptakan mesin pesawat terbang pertama, yang merupakan modifikasi dari mesin Harley Davidson, WEL-X. Mesin ini dirancang oleh Wiweko Supono dan pesawat buatan mereka setelah itu diperkenalkan dengan nama RI-X. Pada masa tersebut ditandai bersama didirikannya sejumlah kelompok Aeromodelling. Walaupun mereka terpaksa menghentikan aktivitas ini karena munculnya pemberontakan komunis di Madiun dan agresi Belanda.

Pada periode ini aktivitas penerbangan di Indonesia lebih ditekankan sebagai bagian dari revolusi fisik untuk pertahanan negara. Pada masa ini termasuk lahir pesawat-pesawat yang dimodifikasi untuk misi tempur. Agustinus Adisutjipto adalah tokoh yang paling berperan pada periode ini. Beliau telah merancang dan menguji sendiri pesawat terbang hasil rancangannya pada medan pertempuran di udara yang sesungguhnya. Beliau memodifikasi pesawat Cureng ke bentuk versi serangan darat. (baca: pesawat tempur)

Setelah masa Agresi Belanda berakhir, aktivitas yang disebutkan di atas kemudian dilanjutkan ulang di lapangan hawa Andir (Bandar Udara Husein Sastranegara), Bandung. Pada tahun 1953 aktivitas itu lalu dikembagakan menjadi Seksi Percobaan yang mempunyai 15 orang anggota. Seksi Percobaan berada di bawah pengawasan Komando Depot Perawatan Teknik Udara, dipimpin oleh Mayor Udara Nurtanio Pringgoadisurjo.

Berdasarkan desain Nurtanio, pada tanggal 1 Agustus 1954 seksi ini sukses menerbangan prototipe pesawat ‘Si Kumbang’. Sebuah pesawat terbang yang total konstruksinya udah dibuat dari bahan logam bersama kapasitas satu orang. Pesawat ini diproduksi sebanyak tiga unit.

Pada 24 April 1957, berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Indonesia Nomor 68, Seksi Percobaan itu ditambahkan ke didalam sebuah organisasi yang lebih besar yang disebut Sub Depot Penyelidikan, Percobaan & Pembuatan.

Pada tahun 1958, prototipe pesawat latih “Belalang 89” sukses diterbangkan. Pesawat ini diproduksi sebanyak 5 unit dan dimanfaatkan melatih calon pilot pada Akademi Angkatan Udara dan Pusat Penerbangan Angkatan Darat. Pada tahun yang sama, pesawat olah raga “Kunang 25” diterbangkan. Tujuan dari pembuatan pesawat ini adalah untuk memotivasi generasi muda di Indonesia agar tertarik didalam bidang pembuatan pesawat.

Untuk meningkatkan pengetahuan pada bidang industri penerbangan, sepanjang periode 1960 sampai 1964, Nurtanio dan tiga orang Indonesia lainnya dikirim ke Far Eastern Air Transport Incorporated (FEATI) Filipina, sebuah universitas penerbangan pertama di Asia. Setelah merampungkan studinya, mereka pulang ke Bandung dan bekerja untuk LAPIP (Lembaga Persiapan Industri Penerbangan).

Pesawat Tercepat Di Dunia Segera Beroperasi

Pesawat Terbang Tercepat Di Dunia
©esquire.co.id

Sebuah grup ahli penerbangan menginformasikan saat ini tengah mengembangkan rencana pembuatan pesawat supersonic bernama Boom. Pesawat ini disebut terbang 2,6 kali lebih cepat dibandingkan pesawat supersonic pendahulunya, Concorde.

Pesawat bernama Boom diklaim mampu terbang dengan kecepatan mencapai 2.336 kilometer per jam. Woow!! Dengan kecepatan yang fantastik itu, Boom mampu terbang berasal dari London ke New York kurang berasal dari 3 jam 30 menit.

Sebanyak 40 kursi penumpang tersedia di dalam kabin pesawat Boom, di mana terbagi jadi tiap-tiap dua baris di tiap tiap segi gangnya. Tiket yang ditawarkan diperkirakan seharga 5.000 dollar AS atau kurang lebih Rp 66,1 juta sekali terbang, yakni nyaris sama bersama kebanyakan harga tiket penerbangan kelas bisnis.

“Kami tengah mewujudkan pesawat jet supersonic pertama yang aman, ramah lingkungan, dan ekonomis. Percayalah, ini bukan kisah fiksi ilmiah,”

ujar Blake Scholl, penggagas Boom menegaskan.

Sadar akan potensi kontroversialnya, Blake berujar bahwa Boom didesain dengan mengggunakan bahan bakar konvensional abad ini. Hal yang membuatnya mampu terbang pada kecepatan tinggi adalah karena desain body pesawat yang menggunakan serat karbon komposit yang ringan, proses tenaga penggerak khusus, dan material bingkai udara.

Meskipun tetap berstatus prototipe, namun tim tersebut telah memberikan informasi ke publik bahwa mereka segera menguji pesawat terbang bernama Boom itu pada akhir 2017 mendatang di Colorado, Amerika Serikat (AS).

Selain itu, pesawat Boom termasuk akan diujikan nada supersonic-nya di Pangkalan Angkatan Udara AS di California.
Lake percaya Boom akan meraih sukses di dunia penerbangan. Menurutnya, Boom unggul karena lebih murah dan lebih ramah lingkungan dibandingkan Concorde. Sebagai informasi, eksistensi Concorde berakhir pada 2003 silam karena sering merugi akibat harga tiketnya yang mahal, yakni 20.000 dollar AS (sekitar Rp 264 juta) sekali terbang. Selain itu, Concorde termasuk diketahui menyumbangkan polusi hawa dan nada yang memadai beresiko bagi lingkungan.

Sejauh ini, maskapai penerbangan yang diketahui telah menjajaki kerja sama bersama Boom adalah Virgin Atlantic milik miliarder Sir Richard Branson. patut kita tunggu Pesawat terbang tersebut benar-benar beroperasi, atau hanya sebuah-angan-angan.

Nah, demikianlah informasi mengenai pesawat terbang, semoga bermanfaat dan mengisnpirasi kamu untuk terbang ke berbagai penjuru dunia.

Please rate this